Muhammad Hadiyan Ihkam
Yai
Marzuqi Mustamar atau akrab dipanggil Abah Yai oleh santri-santri beliau, merupakan
dosen di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Beliau bisa dikatakan dosen
sekaligus kyai yang tidak hanya memahami ilmu agama tetapi beliau paham dengan
ilmu matematika, biologi, dan geografi. Buktinya, pernah dalam perkuliahan
studi Al-Qur’an Hadist beliau menjelaskan sedikit tentang implementasi
perhitungan matematika integral, turunan, rumus abc pada kehidupan sehari-hari;
menceritakan pengalaman beliau dalam penelitian proses fotosintesis; dan
menjelaskan kondisi mata air sumur di Pondok Pesantren Sabilurrosyad.
Marzuqi Mustamar atau akrab dipanggil Abah Yai oleh santri-santri beliau, merupakan
dosen di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Beliau bisa dikatakan dosen
sekaligus kyai yang tidak hanya memahami ilmu agama tetapi beliau paham dengan
ilmu matematika, biologi, dan geografi. Buktinya, pernah dalam perkuliahan
studi Al-Qur’an Hadist beliau menjelaskan sedikit tentang implementasi
perhitungan matematika integral, turunan, rumus abc pada kehidupan sehari-hari;
menceritakan pengalaman beliau dalam penelitian proses fotosintesis; dan
menjelaskan kondisi mata air sumur di Pondok Pesantren Sabilurrosyad.
Rektor UIN Prof. Imam pernah meminta
Abah Yai untuk ikut tes CPNS supaya beliau dapat mengajar di kampus. Abah Yai
mengindahkan permintaan Prof. Imam karena bagi Abah yai mengajar adalah tujuan
utama. Beliau berpandangan tidak masalah menjadi PNS atau tidak, yang penting
pondok asuhan beliau tidak terganggu.
Abah Yai untuk ikut tes CPNS supaya beliau dapat mengajar di kampus. Abah Yai
mengindahkan permintaan Prof. Imam karena bagi Abah yai mengajar adalah tujuan
utama. Beliau berpandangan tidak masalah menjadi PNS atau tidak, yang penting
pondok asuhan beliau tidak terganggu.
Keesokan harinya, Abah Yai datang
terlambat 15 menit sejak ujian CPNS dimulai di gedung Sport Centre. Tanpa
pikir panjang beliau langsung mengerjakan soal-soal ujian dengan cepat. Waktu
untuk mengerjakan telah selesai namun banyak peserta ujian CPNS yang belum
selesai. Dalam ruangan ujian tersebut, Abah Yai termasuk peserta ujian selesai
dahulu dibandingkan dengan yang lain.
terlambat 15 menit sejak ujian CPNS dimulai di gedung Sport Centre. Tanpa
pikir panjang beliau langsung mengerjakan soal-soal ujian dengan cepat. Waktu
untuk mengerjakan telah selesai namun banyak peserta ujian CPNS yang belum
selesai. Dalam ruangan ujian tersebut, Abah Yai termasuk peserta ujian selesai
dahulu dibandingkan dengan yang lain.
Beberapa hari kemudian hasil ujian
CPNS bisa dilihat di papan pengumuman kampus. Abah sengaja datang siang supaya
tidak berdesakkan dengan peserta CPNS yang lain. Beliau melihat nama-nama yang
lolos menjadi PNS di papan pengumuman dari bawah karena beliau pesimis diterima
menjadi PNS. Setelah dibaca dari bawah ke atas ternyata nama beliau tidak ada.
Beliau berpikir, apakah memang beliau kemarin didiskualifikasi karena terlambat
datang atau bagaimana. Selang beberapa lama beliau membaca nama Marzuqi
Mustamar di urutan kedua dari atas. Itu artinya beliau termasuk kategori nilai
terbaik kedua dari total keseluruhan jumlah calon PNS.
CPNS bisa dilihat di papan pengumuman kampus. Abah sengaja datang siang supaya
tidak berdesakkan dengan peserta CPNS yang lain. Beliau melihat nama-nama yang
lolos menjadi PNS di papan pengumuman dari bawah karena beliau pesimis diterima
menjadi PNS. Setelah dibaca dari bawah ke atas ternyata nama beliau tidak ada.
Beliau berpikir, apakah memang beliau kemarin didiskualifikasi karena terlambat
datang atau bagaimana. Selang beberapa lama beliau membaca nama Marzuqi
Mustamar di urutan kedua dari atas. Itu artinya beliau termasuk kategori nilai
terbaik kedua dari total keseluruhan jumlah calon PNS.
Prof. Imam mengucapkan selamat
kepada Abah Yai dan menginformasikan bahwa SK Abah Yai akan segera dibuatkan.
Abah Yai mengajukan permintaan sekaligus persyaratan supaya beliau mau mengajar
di kampus. Pertama, Abah Yai tidak mau berdiam diri di kantor karena beliau
mempunyai tanggungjawab besar di Pondok. Kedua, Abah Yai tidak mau diatur-atur
sesuai dengan peraturan kampus seperti harus bersepatu. Ketiga, Abah Yai tidak
mau mengisi absen di fakultas sebagaimana dosen harus absen kehadiran. Prof.
Imam langsung menyetujui persyaratan dari Abah Yai. Dengan kata lain, Abah Yai
Marzuqi adalah dosen sekaligus kyai yang istimewa dalam kampus, UIN Maulana
Malik Ibrahim, tanpa terikat oleh aturan kampus.
kepada Abah Yai dan menginformasikan bahwa SK Abah Yai akan segera dibuatkan.
Abah Yai mengajukan permintaan sekaligus persyaratan supaya beliau mau mengajar
di kampus. Pertama, Abah Yai tidak mau berdiam diri di kantor karena beliau
mempunyai tanggungjawab besar di Pondok. Kedua, Abah Yai tidak mau diatur-atur
sesuai dengan peraturan kampus seperti harus bersepatu. Ketiga, Abah Yai tidak
mau mengisi absen di fakultas sebagaimana dosen harus absen kehadiran. Prof.
Imam langsung menyetujui persyaratan dari Abah Yai. Dengan kata lain, Abah Yai
Marzuqi adalah dosen sekaligus kyai yang istimewa dalam kampus, UIN Maulana
Malik Ibrahim, tanpa terikat oleh aturan kampus.
Cerita ini bersumber langsung dari
Abah Yai ketika beliau mengajar matakuliah Studi Al-Qur’an dan Hadist pada hari
Rabu, 4 Maret 2020.
Abah Yai ketika beliau mengajar matakuliah Studi Al-Qur’an dan Hadist pada hari
Rabu, 4 Maret 2020.
Pondok Pesantren Darun Nun Malang







