![]() |
| Dok. Pribadi |
Oleh: Moh. Rizal
Dingin pagi membawa segar
Merasakan suasana, mengingat memori penuh debar
Secangkir kopi, sajian rutin setiap pagi
Sehatkan pikir, hempaskan getir
Walau sulit
Tak peduli seberapa banyak ku seruput untuk ku nikmati
Tetap saja rasa tak kan bertahan, saat detik terus berganti
Tak bisa ku bayangkan seberapa banyak kenangan yang ku ingat
Kan tetap saja hilang terkubur waktu yang membawa lenyap
Percuma
Tapi entah hati ini tetap saja suka
Diam, dengan setengah cangkir kopi
Memikirkan kenangan berharga yang entah bagaimana ‘kan bisa kembali
Walau tak mungkin
Tapi serasa pikiran dan hati masih tetap saja ingin
Karena, kenangan itu seperti halnya kehangatan
Hangatnya kopi yang selalu membawa aroma kenikmatan
Tak mahir ku sruput
Kenangan kan semakin hambar dalam larut,
Tanpa rasa yang tersisa dalam jerih payah usaha tuk ku kembalikan dan kurasakan
Segala susana dan aroma yang masih bisa ku ingat
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Author
Post Views: 2
