Tajam Kebawah Tumpul Keatas
By: A’yuni Sabila Khusna
Mata segar memandang eloknya ciptaan tuhan
Tak risau dengan bersihnya udara tanpa rebutan
Lalu, nikmat mana lagi yang kau ributkan?
Tuan lupa bahwa tuan bukan siapa – siapa
Tuan ternama sebab dukungan kita
Tuan ada karena kita percaya
Tapi mengapa timbangan itu tidak sama?
Benar, kau elukan mereka karena setara
Kau benarkan walau itu bukan hakknya
Senyum sapa sayang saling mencari muka
Begitu mirisnya menjilat dunia demi kuasa
Tindas, rampas, ganas menusuk jiwa
Tak peduli tatapan mata yang penuh lara
Kata tak mampu bicara bahkan suara tak ada daya
Inilah mengapa kesamarataan penuh tanda tanya
Author
Post Views: 5
