Oleh Zainuddin
Berbagai tawa canda sering terlupa
Akan derasnya cemooh amat keras
Bagimu layaknya sebuah pujian halus
Namun tak berlaku bagiku
Dulu kau jadikanku teman bertukar nasib
Namun, usia kita semakin bertambah
Mencari masa lalu dirimu seakan sulit
Dan kau terus tanpa henti tertawa
Aku seakan tau bagaimana rasanya sumringah
Tanpa adanya teman di kala susah atau bahagia
Seiring waktu kutersadar bahwa dirimu benar
Waktu adalah ruang, yang di dalamnya terdapat sebuah kenangan
Kuingin bisa mengukir kenangan itu
Namun, kau robek bagai kertas yang rapuh
Tak peduli betapa kerasnya berjuang
Bagiku itu motivasi bukan hambatan.
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Author
Post Views: 10
