Tengkar

Sumber : doc.pribadi

Puan Nadir

Diam-diam kita saling merindu

Niat mengabari namun tak mampu

Kita diam-diam saling menatap

Dari jauh bahkan tak seatap

Kita sama-sama pernah terluka

Sebabkan sakit yang diderita

Maaf jika kau kecewa

Tapi itu juga yang aku rasa

Genap sebulan pertengkaran kita

Mestinya ini tak pernah ada

Hubungan yang dijalin lama

Semakin lama semakin tiada

Kita sama-sama diam

Sama-sama menyimpan dendam

Luka disiram air garam

Perihnya tak kunjung padam

Kita bertengkar, jiwa terbakar


Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp