Oleh: Neng Sumiyati
Sajak-sajak palsu sudah
lama ditempa
Racauan-racauan tak nyata mengembara
Ilusi tak pasti merekah sepanjang masa
Dirimu durjana atas prasangka semata
Hidup bukan hidup tanpa hiruk pikuk
Cinta bagai dosa bila tak ditekuk
Dirimu menderita di balik kerak dusta
Menerima namun kerap mulut berkata
Siapa sangka siapa kira
Karena hati
yang tahu hanya kita
Bisa jadi mulut terbuka
Namun hati ikut terpaksa
Dia hanya dia
yang rasa
Dirimu hanya dirimu
yang tak bias sama
Percaya semata berbuah sepanjang masa
Berbohong pada jiwa sengsara di ambang masa
Yang
terbelenggu dirimu
Atas nurani
yang tak diikuti
Atas ruhani
yang tak terpatri
Pondok Pesantren Darun Nun Malang







