Oleh: Hariski Romadona Setya
Hari ini,
Kutatap langit yang kian membiru
Aku pun bertanya lagi pada semesta
Apa siapa dan mengapa diriku ada
Selanjutnya aku kemana dan kapan
Aku adalah aku
Bukan dia ataupun mereka
Jangan tuntut tuk jadi sepertinya
Aku adalah aku
Cacian ocehan makian
Bagaimana aku mengahadapinya ?
Apakah semangat makin bertambah
Atau malah pudar ?
Apakah hati juga kehilangan sabar ?
Tidak, tidak perlu menjadi kasar
Majulah, tempuhlah, hadapilah
Hujan bahkan badai hanya sementara
Pelangi mempesona kan muncul setelahnya
Kan datang memperlihtkan keindahahanya
Untuk engkau pejuang asa
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Author
Post Views: 11
