
Oleh: Mahrotul Fithonah
Di dalam kepalaku
ada ruang yang tak pernah sunyi
tempat kenangan duduk
menunggu untuk diakui
Aku menutup mata
tapi suara masa lalu tetap berbicara
tentang takut yang tumbuh
dari cinta yang tidak dijaga
Lalu aku belajar,
bahwa sembuh tak selalu berarti hilang
kadang hanya tentang berdamai
duduk bersama luka
sambil berkata: aku masih di sini.
Kini aku tahu,
setiap luka hanyalah pintu
dan di baliknya, ada versi diriku
yang menunggu untuk dibangun menjadi nyata.
Pondok Pesantren Darun Nun







