Rumah yang Tak Lagi Sama

Oleh: Muh. Sabilar Rusydi

Di balik penglihatan yang tak samar
Rumah ini tak lagi sama
Di balik perut yang besar
Rumah ini tampak semakin mewah

Bencana yang kian berdatangan
Bukan lagi sebuah ancaman
Sebab gelontoran emas pertambangan
Adalah tameng bencana kehidupan

Pepohonan tak lagi bernafas dengan tenang
Jantung dunia semakin dicekik kerakusan
Udara berkeliaran tak mengenal ruang
Polusi merajalelas menyabotase pernapasan

Akar yang dulu adalah nadi yang merajut peradaban
Tergantikan oleh rangkaian besi yang menjajah masa depan
Jajaran pohon yang menghembuskan penghidupan
Tergantikan bisnis kesehatan yang membunuh secara perlahan

Selamat Hari Bumi
Mari kita jaga Bumi agar tetap hidup
Pohon adalah makhluk kehidupan dan menghidupkan
Dan emas hanyalah benda mati yang tak bisa menjadi jantung kehidupan

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp