" Serba – Serbi Ramadan "

Oleh : Neng Sumiyati 
   Bulan Ramadan merupakan bulan yang mana
diwajibkannya umat muslim untuk berpuasa selama satu bulan penuh, hal yang
demikian sudah tertulis dalam Al Qur’an.Dalam Ramadan tidak hanya menjadi bulan
yang paling ditunggu seluruh umat muslim, namun juga bulan yang sangat dinanti
para perantau.Dalam menyambut bulan Ramadan ada banyak sekali tradisi dalam
masyarakat Indonesia dan dianggap sebagai ciri khas untuk menyambut bulan mulia
ini, salah satunya adalah dengan melakukan Pawai obor.

  Tradisi Pawai obor bukan hanya sekedar kegiatan dalam pelaksanaannya, namun juga
ada wajah-wajah bahagia yang siap menyambut bulan mulia dengan penuh suka
cita, riuh suara anak kecil yang ikut berkerumun bersama para tetangga semakin
membuat hangat kegiatan ini, tidak hanya pawai obor tetapi juga diikuti
dengan kegiatan “ Munggahan “ orang-orang yang berasal dari suku sunda
menyebutnya itu, yang mana dalam kegiatan tersebut para warga kampung saling
berkumpul di Masjid raya yang berada di daerah tersebut, untuk mengaji serta
mendengarkan beberapa petuah mengenai ibadah puasa yang disampaikan
oleh Ustadz yang hadir.

  Dalam
bulan Ramadan tidak hanya unik dalam penyambutannya, namun juga dalam kegiatan
kesehariannya.Aktivitas dalam bulan lain tentu sangat berbeda ketika bulan
Ramadan, yang mana aktivitas tersebut menghasilkan perubahan yang signifikan,
salah satunya yaitu kegiatan bersahur, yang mana setiap orang seyogyanya bangun
di pagi hari, dan dalam kegiatannya tidak hanya melaksanakan makan sahur namun
juga bisa diisi dengan menunaikan shalat sunnah sebelum melaksanakannya.Hal ini
juga termasuk salah satu cara untuk memanfaatkan tubuh agar lebih baik.


  Kegiatan
sahur tidak hanya dilaksanakan di rumah, akan tetapi ada juga kegiataan
kemanusiaan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang dalam misinya menegaskan
bahwa mereka ingin agar orang-orang yang kurang mampu dapat menikmati indahnya
makan sahur seperti mereka, maka kegiatan tersebut biasanya disebut dengan

Sahur on the road “ .
Kegiatan ini, biasanya dilakukan oleh sekelompok
aktivis ataupun para relawan yang tentunya membawa kesadaran terhadap kita,
maka pada era ini, tidak hanya aktivis atau relawan yang melakukan kegiatan
tersebut.Namun juga dilakukan oleh pihak-pihak lain.


   Keunikan
lainnya yaitu menyiapkan hidangan untuk berbuka, berbagai macam hidangan akan
hadir pada saat menjelang berbuka, tentu kita sering menjumpainya di jalan raya
ataupun tempat-tempat yang disiapkan pemerintah untuk menyediakan hidangan
tersebut yaitu “ Pasar Takjil “.Namun juga disisi lain ada sekelompok
orang yang berbondong-bondong untuk berkeliling ke masjid-masjid entah di
sekitar Universitas ataupun tempat tinggal, sekelompok orang ini disebut dengan
“ Pemburu Takjil”.Adanya keunikan-keunikan tersebut, tidak lain karena dalam
bulan mulia ini, banyak sekali orang-orang yang bersedekah.


  Tapi
harus kita ketahui bulan Ramadan bukan hanya sekedar kita menahan lapar dan
dahaga dari pagi hingga petang, namun juga harus memfokuskan diri pada tujuan
utama yaitu meraih kemenangan dengan cara lebih mendekatkan diri kepadanya.Salah
satu hal yang perlu diperhatikan juga adalah menahan lisan agar tidak
melontarkan perkataan atau ungkapan yang tidak pantas, menyakiti orang lain
atau perkataan yang sia-sia.


  Jika
pada bulan selain Ramadan biasanya hanya membaca Al-Qur’an sekitar 20 menit,
atau hanya menyapanya pada malam hari serta dalam keadaan mengantuk, maka di
bulan yang suci ini, sekiranya kita membaca serta mentadabburi setiap waktu
kosong yang ada, jika biasanya kita berlama-lama dengan media sosial
untuk sekedar menyelami kehidupan orang lain, maka kita ubah dengan
menggunakannya sebagai media dakwah.


   Ada
banyak cara untuk mewujudkan bulan Ramadan lebih bermanfaat serta berpahala
untuk diri, karena hidup bukan hanya sekedar hidup.Jika ada orang yang memegang
prinsip hidup seperti itu, maka sama saja dengan hewan, yang hanya makan dan
makan, tanpa memikirkan yang lain.Karena memang mereka tidak dikaruniai akal
oleh Allah, seyogyanya kita yang diberi akal dan diberi kesempatan berpuasa
tahun ini, maka laksanakan dengan sebaik-baiknya.Kematian itu rahasia Tuhan,
maka gunakanlah kesempatan agar kelak tidak ada penyesalan.


Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp