Oleh: Kholidatun Nur Wahidiyah
Sunan Bonang adalah putra Sunan Ampel dari pernikahan Nyi Ageng Manila putri Arya Teja Bupati Tuban yang lahir pada tahun 1446 M di Bonang, Tuban. Nama aslinya yaitu Raden Maulana Makhdum Ibrahim. Cendikiawan Islam yang bergelar “Makhdum” yaitu gelar yang lazim dipakai di India. Kata atau gelar “Makhdum” ini merupakan sinonim dari kata “maula” gelat kepada orang besar agama.
Beliau adalah seorang Wali yang masih memiliki garis keturunan dengan Nabi Muhammad saw. Beliau adalah keturunan yang ke-23 dari Nabi kita melalui Siti Fatimah az-Zahra dan Ali Bin Abi Thalib. Dan berikut ini adalah urutan-urutan silsilahnya dari jalur ayahnya: Maulana Makhdum Ibrahim (Sunan Bonang) bin Raden Rahmat (Sunan Ampel) bin Ibrahim al-Ghazi (Ibrahim Asmaraqandi) bin Jamaluddin al-Husain bin Ahmad Jalaluddin bin Abdullah bin Abdul Malik Azmatkhan bin Alwi Amil Faqih bin Muhammad Shahib Mirbath bin Ali Khali Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidillah bin Ahmad al- Muhajir bin Isa bin Muhammad bin Ali al-Uraidli bin Ja’far Shadiq bin Muhammad al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Al-Husain bin Fatimah az-Zahra binti Muhammad saw.
Sunan Bonang menggali ilmu kepada Ayahnya sendiri sejak kecil yang merupakan Wali Songo juga di Jawa Tengah. Salah satu bidang ilmu yang sangat melekat pada dirinya adalah Ilmu Tasawwuf, terlihat dari beberapa karyanya sebagai berikut, Suluk Wujil, Suluk Kadersan, Suluk Khaliafah, dan lain-lainya. Kemudian, salah satu murid Sunan Bonang adalah Sunan Kalijaga yang makamnya berada di Demak, Jawa Tengah. Ada beberapa amalan do’a Sunan Bonang yaitu istiqomah membaca surah Al-fatihah 50X, surah Al-ikhlas 50X, dan sholawat 30X.







