SUMUR TUA
Oleh: Ahmad Nasrul Maulana Tidak ada yang tahu akan kemana arah langkah diri menapaki peliknya realita dunia fana ini, silih berganti hantaman dan terpaan
Oleh: Ahmad Nasrul Maulana Tidak ada yang tahu akan kemana arah langkah diri menapaki peliknya realita dunia fana ini, silih berganti hantaman dan terpaan
Oleh : Ilman Mahbubillah Kita bertemu, pada suatu ketika setelah ratusan purnama tak saling mendengar kabar. Bersama teman teman yang lain kita hanya mengobrol, bercanda,
Oleh: Kholidatun Nur Wahidiyah Lelaki muda itu berdiri tepat di bawah pohon rindang yang besar. Wajahnya tirus. Kulitnya putih. Berambut hitam dengan model poni kiri
Oleh: Nurmiati Habib Saat ini aku kembali bercerita tentang perjalanan kisah luar biasa yang didapatkan ketika mengikuti kegiatan KKM dari Kampus. Kegiatan yang menjadi
Oleh: Hany Zahrah Jumat, 31 Januari 2020. Seketika lamunan ku terbesat akan rumah, mengingat segalanya, kenangan bersamanya, makanan yang disajikan, wanginya, senyumannya, ya! Aku rindu!
Oleh : Daiyatul Choirot Malam itu dipondok kecil saat bulan purnama, angin meniup pohon kelapa seakan melambai memanggil memberi isyarat, tanpa ada rasa canggung dia
Oleh: Syahid Hari itu ku diselimuti pikiran-pikiran yang membuatku harus berfikir keras, ada banyak tugas kampus dan pekerjaan pondok lainya yang harus ku selesaikan, lain
MIMPIKU ATAU MIMPIMU Oleh: Roychan Di kesunyian ini, aku banyak hal. Memikirkan apa yang baru saja menimpaku. Aku berpikir apakah akan merenungi menjumpai senja
Oleh: Naufal Hanafiah . Namaku Asep Sunandar,pemuda berusia 17 tahun,anak semata wayang dari keluarga pas-pasan pengusaha tempe,bersekolah di SMAN Klunthang-Klunthung. Nggak ganteng dan nggak menarik,
Oleh : Mutiara Rizqy Amalia Perhatianku teralihkan pada paras nan lugu namun memancarkan kesahajaan. Kakinya terus mengayuh sepeda kecil bercorak hijau tua. Ia duduk di