
Naik Berdua Pulang Berlima
Oleh: Muhammad Ilyas Jam satu pagi, gue dan temen gue—sebut aja Ardhan—lagi sibuk siap-siap buat muncak. Di basecamp rame banget, suasananya mirip pasar malam. Orang-orang

Oleh: Muhammad Ilyas Jam satu pagi, gue dan temen gue—sebut aja Ardhan—lagi sibuk siap-siap buat muncak. Di basecamp rame banget, suasananya mirip pasar malam. Orang-orang

Oleh: Chaydir Ilma 1. Kota yang Diburu Bayangan Hujan turun deras membasahi jalanan kota Arkanis, sebuah kota futuristik yang berdiri di atas reruntuhan perang lama.

Oleh Zid-li Auliyana Luthfillah “Gak, Gak usah!”, larang ayah tegas kepada Aurel. “Loh, kenapa yah? Dari dulu aku nggak pernah di izinin, sekarang aku dah

Oleh: Yahdil Falakhi Alkhikam Hari itu, matahari bersinar terang di langit Agustus. Desa Sukamaju sudah sejak pagi dipenuhi keriuhan. Anak-anak berlarian sambil membawa bendera kecil,

Oleh: Hanifia laila harisi Namaku Zahra. Orang-orang di sekitarku lebih suka memanggilku Zaza. Segalanya bermula dari sebuah pertemuan yang tidak disengaja di sebuah rumah makan

BINTANG UNTUK FOTOKU Oleh Dina Ikmalia Aku tidak pernah membayangkan, sebuah foto sederhana yang kuambil dengan rancangan seadanya bisa terpajang sejajar dengan karya luar biasa

Rumahku Karya: Dwi Putra Arta Sanjaya Dinding kayu, beratap genteng Beralas tanah, penuh makna Rumah yang kecil nan sederhana Barkilap semerbak kenangan Di
By Muflikhah Ulya Di suatu tempat yang tak bisa dijangkau kaki manusia, di antara kabut pegunungan yang hanya disentuh angin subuh dan desir kabar burung,

Api yang Nggak Padam Oleh: Muhammad Ilyas Malam itu, setelah pertarungan panjang di atas kereta, Kyojuro Rengoku berdiri sendirian menghadapi iblis kuat, Akaza, salah satu

Gradasi Warna Senja Oleh: Nabila ika Hikmatul Farochah Sore hari, di salah satu pondok pesantren di Jawa Timur Viyola, Naura, dan Friesa sedang menikmati langit