
Yang Terpatri
Yang Terpatri Oleh : syabrina_why Kala rembulan masih menyerta Indurasmi mengitari malam nan syahdu Yang kian berselimut khayal dirimu Dalam angan menyaksikan kilau yang

Yang Terpatri Oleh : syabrina_why Kala rembulan masih menyerta Indurasmi mengitari malam nan syahdu Yang kian berselimut khayal dirimu Dalam angan menyaksikan kilau yang

A Symphony of Heart By Muflikhah Ulya Sometimes, the heart whispers a symphony of love that the lips dare not utter, the melody of affection

Bisikan Hati Nabila Ika Di lubuk hati yang dalam sana Terdapat kerinduan yang amat tiada duanya Untuk yang tersayang Untuk yang mendoakan atasnya Mengumpulkan puing

Oleh : Ilman Mahbubillah Terka segala utara yang mengumpat dalam ranum. Membisat dan membiarkan puja menjadi dentum. Risalah hujan mengguyur deras rasa yang terhukum. Memainkan

Begitukah? Oleh Zainuddin Selera kebanggaan berturah lebur jiwa Menyanggah abu tuk berjingga luluh lantah Jika ku menjadi udara, ku pasti lemah luntai Berlinang kudapan kelak

BERBEDA Nabila ika Layaknya matahari Yang terlalu silau untuk dipandang Tak seperti kupu-kupu Yang mudah untuk digapai Layaknya edelweiss Yang utuh dalam keabadian Tak

Lalita Penghias Pupil Oleh: Muh. Sabilar Rusydi Di balik sandyakala pagi, siang, sore, dan malam, Kulihat selaksa rupa kembar Lalita di setiap kelam, Tak pernah

Rintik Hujan Air Matamu Oleh: Muh. Sabilar Rusydi Aku menolak payung teduh dari rintik belai air matamu Membiarkan tubuhku basah diguyur duka yang mengalir Kuresap

Apa kau lupa pada ibu? Oleh: Muh. Sabilar Rusydi Ibu Yang dulu selalu dirindu dalam pelukan Kini mulai sirna, seolah tersisihkan Kau terpaku bisu

Oleh : Ilman Mahbubillah Aku menemukanmu di antara kata-kata, pada kalimat yang mengajakku berkelana; menyusuri garis buku dengan goresan tinta, hingga tiba di halaman tempat